Rabu, 14 November 2012

BADMINTON (ARTIKEL 11)

Artikel ke-11, teman-teman pasti sudah tidak asing dengan olahraga yang satu ini, yup! batminton atau bulu tangkis sangat banyak digemari oleh masyarakat Indonesia baik kalangan tua maupun muda. Di kota maupun di pelosok kampungpun batminton atau bulutangkis sangat diminati, ada yang bermain lapangan terbuka( luar gedung ),ada juga  yang bermain dilapangan tertutup ( dalam gedung ).

Batminton atau bulutangkis membutuhkan alat atau piranti pendukung didalam permainannya : seperti Raket, net, Kok ( shuttlecock ), sepatu dan wasit dalam permainan.

Sejarah Bulutangkis.(wikipedia)

Sejarah mencatat bahwa adanya permainan ini sudah dimulai di masa China kuno, abad ke -12 di kerajaan inggris, di Polandia awal abad ke-18, Di India akhir abad ke 19, sementara di Eropa sendiri antara abad 11 dan 14.

Pada tahun 1860an, sebuah tempat yang bernama Badminton house yang berada di Gloucestershire Inggris memulai permainan ini yang tadinya di sebut “Battke dor and Shuttlecokc”dan pada perkembangannya akhirnya dikenal dengan nama Badminton.

Standar peraturan Olahraga bulutangkis  mulai dibuat tahun 1887 dan  direvisi pada tahun 1895 dan tahun 1905. Sampai sekarang peraturan tersebut masih tetap dipakai walaupun ada sedikit mengalami perubahan di dalamnya.

Bulutangkis di era sekarang.

Bulutangkis berada di bawah naungan IBF ( International Badminton Federation ), tahun 1993 IBF berkembang lebih dari  120 negara dunia. Event pertandingan terbesar bulutangkis yang menjadi ajang kegiatan IBF yaitu Piala Thomas Cup dan Uber Cup. Ajang Piala bergengsi ini digelar 2 tahun sekali di tahun tahun genap. Sedangkan ajang pertandingan dunia lainnya digelar di tahun tahun ganjil. 

Permainan batminton atau bulutangkis sangat mudah ko teman-teman, yang harus diperhatikan dalam bermain batminton atau bulutangkis ini adalah, pastikan tidak ada arah angin yang kencang, karena kok ini sangat ringan sehingga akan mudah terbawa angin. Terima kasih. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
;